AUV Project : The Beginning


Pada sesi kali ini saya akan bercerita pengalaman saya saat membuat AUV
Pastinya postingannya akan dibagi menjadi beberapa bagian karena memang banyak yang harus diceritain wkwkkw

Apa itu AUV ?

AUV (Autonmous Underwater Vehicle) merupakan teknologi atau wahana bawah air yang bergerak dan bermanuver sesuai dengan perintah yang diberikan secara otomatis melalui pemrograman.



AUV memiliki banyak manfaat dan fungsi untuk beberapa bidang, yaitu di bidang militer, keilmuan, komunikasi bawah laut dan pertambangan. Manfaat AUV di bidang militer yaitu untuk intelijen, pengecekan lading ranjau, dan penyelamatan. Manfaat AUV di bidang pertambangan adalah pemantauan pipa bawah laut, pemetaan perencaan pengeboran bawah laut. Untuk bidang keilmuan, AUV berguna untuk pemantauan daerah pesisir, pemantauan substrat dasar perairan dan pengambilan data oseanografi.

Keunikan dari AUV yang saya dan tim saya buat adalah biaya nya yang terbilang cukup murah untuk seukuran “AUV” yang bisa mencakup biaya puluhan juta rupiah. Namun  fungsi dan performa nya bisa bersaing dengan AUV lainnya. Dilengkapi dengan kamera di dalamnya sehingga, bisa dipastikan AUV kami memiliki kemampuan menangkap gambar di dalam air. Dan AUV kami untuk kedepannya akan di design bisa melakukan kemampuan deep learning dan monitoring. Amiin 


About Us

Saya dan Tim saya mengerjakan AUV sejak tanggal 1 Juli 2019 sampai sekarang dibawah naungan klub MITR (Marine Instrumentation Telemetry and Robotics) bertempat di Lab Instrumentasi Ilmu dan Teknologi Kelautan FPIK - IPB.



Adapun tim kami yang beranggotakan :

Nadiah Ayu Lestari  sebagai Administrasi (dia yang mengatur segala persoalan administrasi, keungan kami dan schedule time line kami saat mengerjakan)

Setiadi Agil Pamungkas sebagai Elektro (dia yang membuat rangkain dan menyambungkan elektronik agar AUV berjalan dengan baik) *menurut saya ini job paling pusing sih*

Rizki Fauzi sebagai Mekanik (dia yang membuat design dan menentukan komponen – komponen apa saja yang harus ada pada AUV)

Saya bersama Rayhan Satam sebagai Programmer (nah disini kami sebagai eksekutor yang membuat AUV berjalan sesuai yang diinginkan)

In My Opinion  

Menjadi seorang programmer menurut saya bukanlah suatu hal yang mudah. Bahkan saat ini pun saya merasa belum bisa dikatakan menyandang gelar sebagai “programmer” seutuhnya. Masih banyak sekali hal yang harus saya pelajari untuk menjadi seorang programmer. Sedikit pun tidak pernah terpikir oleh saya bahwa jurusan kelautan bisa terjun ke hal - hal yang berhubungan deangan coding

Menurut saya hal yang harus dimiliki seorang programmer pemula seperti saya ini yaitu : 

  • Niat (yang pastinya) hehe
  • Mau belajar  
  • Memiliki kemampuan logika (hal ini bertujuan untuk mengatur alur pemrograman)
  • Sabar 


Begini lah tampilan program saya sejauh ini


Next Post saya bakal ceritain lebih spesifik lagi kegiatannya, keseruannya, kesusahannya kaya gimana

So see you next time !



You Might Also Like

0 komentar