Sharing Session with Bang Rama : Strategizing Your Step!
- Januari 30, 2021
- By ADAM'S DIARY
- 0 Comments
Pada kesempatan kali ini, sharing session dilakukan bersama bang Rama. Sebenarnya kami merencanakan untuk melakukan sharing session bertiga, bersama Dr. Neill untuk membahas hasil penelitian yang sudah didapat. Namun Dr. Neill tidak bisa ikut dikarenakan urusan pekerjaan. Beliau melakukan perjalanan ke Antartika untuk melakukan research (Jauh sekali ya guys).
Anyway back to my research. Bang Rama menjelaskan bahwasanya apa yang
sudah saya lakukan setidaknya bisa dipublish. Saya setuju dengan statementnya.
Di dunia research hak paten dan publikasi itu berharg sekali untuk dimiliki.
Mungkin jika kalian throwback, melihat berita – berikta tentang claim situs
kebudayaan, properti dan inovasi itu memang sangat disayangkan. Karena orang
akan lebih mengenal dan menghargai siapa dibalik itu semua (orisinalitas karya).
Oleh karena itu, sayang sekali jika dunia tidak tahu apa yang sedang kalian
coba kerjakan untuk menghasilkan research dan inovasi baru.
“Perlu strategizing langkah – langkah untuk
ke depannya“
Bang rama kemudian juga menyarankan
mengenai kelanjutan studi saya di masa yang akan datang. Beliau memberikan
insight bahwa saya harus menentukan untuk ke depannya harus bagaimana. Jujur,
untuk sekarang ini saya masih belum ada gambaran untuk melanjutkan studi karena
saya ingin berfokus terlebih dahulu ke karir saya. Memulai bekerja, explore diri lebih luas, pengalaman kerasnya dunia nyata dan tentunya relasi yang
meimpah. Akan tetapi, di dalam diri saya juga ada rasa keinginan untuk
melanjutkan studi di jenjang yang lebih tinggi apalagi kalau lanjutnya di luar
negeri (Aamiin~). Mahasiswa mana sih yang gak punya cita – cita untuk berkuliah
di luar negeri? Semuanya juga pasti mau.
Maka dari itu Bang Rama memberikan sebuah
tips untuk pastikan terlebih dahulu goals keberlanjutan untuk studi. And here we
go :
“kamu bisa apply Ph.D kalau skripsinya
publish. It’s wasting time kalau semisal ngambil master tapi nyatanya pelajaran
yang diambil nantinya itu – itu aja. Karena disini dikampus (kampus bang rama)
ada yang namanya bachelor with honor. Jadi bisa langsung apply Ph.D. ”
“Tapi kalau mau bekerja di luar science
contohnya kaya managerial, pilihla master by coursework. Itu udah cukup banget”
Sekarang teman – teman udah tahu kan, kalau
publikasi itu penting banget. Tidak sedikit universitas dan perusahaan di luar
sana yang mempertanyakan hasil publikasi ketika kalian ingin melnjutkan studi
dna mau melamar pekerjaan. Karena dari publikasi tersebut, orang bisa melihat
bagaimana pemikiran dari sudut pandang diri kita bahkan melihat skill dan
keseriusan kita untuk melakukan research maupun melakukan pekerjaan.
Saya excited sekali ketika bang Rama
mengatakan kalau Kampus di luar sana memiliki program master yang tidak harus
membuat thesis atau lebih banyak melakukan kegiatan perkuliahan untuk khusus
mengasah skill yang kita inginkan. Well, saya bukannya gak suka untuk melakukan
research, tapi justru itu adalah kesempatan besar untuk explore besar – besaran
mengenai skill yang kita butuhkan di dunia pekerjaan. Dan tentunya memiliki
skill – skill baru adalah hal yang paling berharga menurut saya. Selagi kita
masih bisa mempelajari segala hal untuk mengetahui real passion kita, Why not?
So.. Guys .. Selamat menyelesaikan hal apa
yang telah kalian mulai. Jangan membatasi diri dan jangan merasa rendah diri.
Research sekecil apapun, bakat sesederhana apapun dan mimpi sedekat apapun itu
penting. Itu semua adalah sebuah achievement.
By the way. Inilah penampakan pengolahan data skripsi saya guys. Semoga cepat selesai ya~
Mari kita tutup dengan statement dari saya
:
“Pengalaman memang guru terbaik, tapi
dengan perencanaan kita bisa menentukan direction sendiri. Mengambil jalan memutar
atau straigth to the point”

0 komentar