Musim panen telah tibaa !!
Kali ini saya dan teman – teman KKN telah memasuki minggu ke – 3 di Citorek.Kebetulan sekali bulan juli adalah saatnya musim panen untuk seluruh wilayah Citorek. Kelompo tani yang kami bentuk pun menghubungi kami untuk bergabung dalam memanen padi yang sudah siap dipanen. Tentunya hal ini merupakan kesempatan bagus bagi kami untuk langsung terjun ke lapang untuk membantu. Momen ini juga merupakan pengalaman yang baru bagi saya sebagai mahasiswa kelautan.
Perlu kalian ketahui bahwa sawah di Citorek terbagi ke dalam beberapa bagian. Terdapat sawah kasepuhan (tangtu) dan sawah pribadi. Peraturan tradisi disini, para masyarakat desa wajib memanen terlebih dahulu sawah kasepuhan. Bisa dibilang sawah kasepuhan ini merupakan sawah adat yang dimilikioleh para kasepuhan (petinggi) desa. Setelah sawah kaspeuhan sudah habis dipanen, barulah masyarakat desa bisa memanen sawah miliknya sendiri.
Kami pun pergi ke sawah kasepuhan
yang terletak di Citorek Timur ;
Lokasi : Sawah kasepuhan, Citorek Timur
Setibanya disana, ternyata sudah
ramai para petani yang sudah memulai memanen padi. Kami pun mulai menyiapkan etem (alat untuk memanen padi) yang
sudah kami bawa di rumah.

Karena hal ini merupakan pengalaman pertama bagi saya, jadi mulanya saya belajar terlebih dahulu kepada bapak Yudi S.P (Seorang penyuluh pertanian) bagaimana cara memotong padi yang baik dan benar. Alhasil saya pun bisa memanennya.
Memanen padi ternyata memang memliki rasa
kepuasan tersendiri. Ini juga mengajarkan kepada teman – teman semua untuk
menghargai hasil petani – petani Indoensia kita ya.
“Degan cara tidak menyisakan nasi
setiap kali kita makan ya teman – teman !”
Alhamduliah kami sudah bisa
mengumpulkan lumayan banyak ikatan padi di sawah kasepuhan dan setidaknya bisa
sedikit meringankan beban petani serta belajar langsung cara memanen padi.
Thanks for Today !

0 komentar