Sharing with friends : Dampak Pandemik COVID-19 kepada kami
- April 28, 2020
- By ADAM'S DIARY
- 0 Comments
Assalamualaikum wr.wb
Pandemik COVID-19 memang merugikan banyak sektor. Mulai dari saya sendiri sebagai mahasiswa (pendidikan), industri, ekonomi dan masih banyak lagi. Oke guys, kali ini saya juga mau curhat nih terkait dampak yang diakibatkan pandemik COVID-19 ini.
Bagi kalian mahasiswa yang baca tulisan ini pastinya kampus kalian juga memberikan kebijakan KULON alias kuliah online kan ? Well gimana sistem KULON ini berjalan di kampus kalian ? kalau saya sendiri jujur ini sangat menguras waktu bangett... Dimulai dari praktikum lab yang memang tidak bisa diagantikan sampai tugas - tugas yang diberikan seperti
"Selesai satu, tumbuh seribu"
Makanya buat kalian yang memang kuliah online atau bisa dibilang tugas online hehe tetap jaga kesehatan yaa. Ambil esensi positif nya saja, semua civitas akademika sudah mengupayakan yang terbaik demi mencerdaskan bangsa ini. Ngeluh boleh, tapi jangan sampe kebawa - bawa deadline ya kawan. Dan buat adek - adek tenang ya .. Pak Nadiem berusaha mengupayakan yang terbaik !!
Sumber : CNBC
Beralih ke sektor lain...
Banyak banget pelaku usaha dan para pekerja yang kena imbas pandemik COVID-19 ini. Mulai dari ojol, transportasi umum, pedagang, bisnis pariwisata dan lain - lain. Saya sudah mewawancarai beberapa teman saya tentang imbas pandemik COVID-19 terhadap usaha mereka dan keluarga.
Sipa Haerani Salon
Salah satu teman saya Syifa Haerani membuka salon di daerah Cisalak, Subang. Salon milikinya berdiri pada tahun 1999 (satu tahun sejak syifa lahir). Salonnya sendiri terbagi menjadi dua, yaitu salon khusus untuk pria dan salon untuk wanita. Sejak diberlakukannya physical distancing, Sipa Haerani Salon mulai sepi pengunjung tidak seperti hari - hari biasa. Syifa kerap mengaku bahwa pengunjung di salonnya cenderung berkurang sampai saat ini.
"Kalo buat di salon cowok biasanya sehari paling 20 (pengunjung). Sesudah corona (jadi) 10 orangan. Kalo salon cewek sebelum corona 13 (pengunjung), pas corona paling 5 orangan. Pernah sampe dua"
Terkadang ada juga pengunjung yang datang untuk sekedar membeli cat rambut dan peralatan kosmetik yang nantinya mereka melakukan perawatan sendiri di rumah.
"Harapan aku buat kedepannya, semoga wabah covid19 cepet berakhir, biar usaha salon orang tua aku jalan seperti biasa lagi, bisa bantu orang yang membutuhkan jasa kami. Cara aku menyikapinya selalu support dan membantu orang tua, memberikan pelayanan yang lebih baik lagi buat konsumen, dan harus selalu optimis."
Wahhh Tetap semangat Ya Syifaa Semoga bisa jadi pembelajaran bagi teman - teman yang lain
Barangkali teman - teman ingin order serba - serbi kecantikan bisa kunjungi Instagram syifa di bawah ya!!
Turtle Conservation And Education Center
Kali ini datang dari sektor pariwisata dan konservasi yaitu Turtle Conservation and Education Center (TCEC) yang berlokasi di Bali. Teman saya Ratna Suhita yang sempat menjadi volunteer disana bercerita tentang struggle TCEC saat ini terjadi. TCEC sendiri merupakan salah satu destinasi wisata di Pulau Bali yang menggaungkan konservasi dan edukasi penyu. Sebelum pandemik COVID-19 berlangsung, TCEC berjalan dengan memanfaatkan dana dari penjualan souvenir dan adopsi bayi penyu. Ratna menungkapkan bahwa perawatan di TCEC itu berlangsung secara terus menerus karena berbasis konservasi. Selama 2 kali seminggu kolam penyu harus dibersihkan, perawatan monitoring untuk melihat perkembangan penyu serta biaya kapal yang dibutuhkan untuk mengambil rumpul laut dan ikan - ikan untuk makan si penyu.
"Karena sekarang sara publik kaya dilarang beroperasi, jadi sebagian besar pemasukan TCEC itu gak ada buat air, listrik dan makan si penyu" Ungkap Ratna.
Tanpa adanya pemasukan itu, TCEC sangat kesulitan untuk melakukan perawatan terhadap penyu yang direhabilitasi, terutama untuk pemberian pakan dan obat - obatan.
Ooh iya ni.. Bagi teman teman yang ingin berdonasi bisa banget dengan klik link dibawah ini ya !
Donasi yang engkau berikan sangat membantu kehidupan lenjut bayi - bayi penyu !
Kita semua berharap agar pandemi ini berakhir ya kawan. Teruslah berdoa dan tetap semangat. Harus yakin setiap masalah datang dengan jalan keluarnya. Stay safe
Terima kasih
Wassalamualaikum ~
0 komentar